Saturday, 28 December 2013

Kau Hujanku

Pagiku beku

Dingin menerpaku

Merasuk kedalam sendiku

Menusuk tulang-tulangku

Sendiku ngilu

Terlebih ketika mengingatmu

Iya; Aku rindu

Aku kebingungan 

Aku gelabakan 

Ketika sang Esa mulai menurunkan

Iya; Hujan semalam

Merindumu ketika hujan 

Telah menjadi kebiasaan

Mengingatmu ketika gerimis 

Telah aku biasakan

Kau Hujanku

Kau telah menjadi rindu ketika hujan

Kau telah membiasakan aku menjadi penikmat anugerah Sang Esa

Hujan. 

Kau yang telah mengajarkanku arti bersyukur

Iya; bersyukur atas nikmat Sang Esa ketika hujan

Sekali lagi. Kau Hujanku.

Kediri, 28 Desember 2013

'Untuk kau yang sedang kurindukan'

No comments:

Post a Comment