Kau Hujanku
Pagiku beku
Dingin menerpaku
Merasuk kedalam sendiku
Menusuk tulang-tulangku
Sendiku ngilu
Terlebih ketika mengingatmu
Iya; Aku rindu
Aku kebingungan
Aku gelabakan
Ketika sang Esa mulai menurunkan
Iya; Hujan semalam
Merindumu ketika hujan
Telah menjadi kebiasaan
Mengingatmu ketika gerimis
Telah aku biasakan
Kau Hujanku
Kau telah menjadi rindu ketika hujan
Kau telah membiasakan aku menjadi penikmat anugerah Sang Esa
Hujan.
Kau yang telah mengajarkanku arti bersyukur
Iya; bersyukur atas nikmat Sang Esa ketika hujan
Sekali lagi. Kau Hujanku.
Kediri, 28 Desember 2013
'Untuk kau yang sedang kurindukan'
No comments:
Post a Comment