Sunday, 29 December 2013

Perbedaan Itu...



Bagiku perbedaan itu wajar. Segala hal yang tak sama itu indah. Bukankah Tuhan memang menyatukan hal yang berbeda? Bukankah Tuhan memang menjodohkan hal yang tak sama?. Iya. Seperti aku dan kamu. Kamu dan aku sangatlah berbeda. Aku tak pernah mengerti bagaimana rasa ini tumbuh menjalar di dinding hati. Tentu, hatiku dan hatimu. 

Awalnya memang aku tak pernah melintaskan namamu dalam list pikiranku. Jangankan untuk melintaskan, mengenalmu secara dekat pun aku tak pernah. Mungkin begitu juga kau, bukan?. Kamu memang keanehan tersendiri untukku. Aku tak pernah menaruh perhatian lebih padamu pada awalnya. Aku hanya mengetahui namamu. Iya. Nama yang bagus, yang sampai sekarang aku tetap menyukai namamu. Aku pernah berfikir jauh, kelak jika aku mempunyai anak laki-laki akan aku beri nama seperti namamu. Iya; itu awal yang aku fikirkan tentang namamu. Aku berlanjut pada kehidupanku seperti biasanya. Tak ada yang aneh antara aku dan kamu. Iya; BIASA SAJA.

Sampai pada saat dimana Tuhan telah menitipkan rasa yang luar biasa kepadaku. Aku menyukaimu. Kali ini bukan hanya namamu namun seluruhnya yang berada didirimu. Aku senang ketika melihatmu berjalan, aku senang ketika duduk berdampingan denganmu. Aku tidak pernah tahu bagaimana mengatur detak jantungku saat itu, kala itu jantungku berdegup lebih cepat dari biasanya. Aku tidak pernah bisa menyembunyikan semburat merah di pipiku ketika temanku menyebut namamu dengan sengaja untukku. Iya? Aku juga tidak percaya pada awalnya bahwa aku jatuh cinta dengan orang sepertimu. Tapi sekali lagi, ini yang disebut perbedaan.

Aku yang selalu takut untuk melawan aturan dan kamu yang selalu dengan berani memilih aturanmu sendiri. Menyenangkan. Aku tak menghiraukan perbedaan kita. Hitammu yang merah muda bagiku dan merah mudaku yang hitam bagimu. Aku suka. Justru dari perbedaan inilah aku mampu menuliskan sebuah cerita yang tidak biasa. Iya; Aku bahagia.


Kediri, 30 Desember 2013
9:02 WIB

No comments:

Post a Comment