Thursday, 13 March 2014

Tahap Bersamamu

Saya percaya bahwa cinta tak mungkin datang begitu saja. Saya juga percaya bahwa cinta itu berproses. Proses melihat, merasakan dan memiliki. Ya, saya dan kamu juga begitu bukan?. Saya dan kamu memiliki beberapa tahap sebelum akhirnya kita saling memiliki. 

Tahap 1
Saya masih ingat, pada tahap ini saya masih bersikap acuh terhadapmu. Saya selalu tak memperdulikan keberadaanmu. Saya juga jarang bertatap muka denganmu. Saya masih biasa saja dan memang saya belum ada niat untuk melirikmu. Pada tahap ini juga saya masih asik lirik sana-sini semau saya. Saya masih asyik membicarakan cowok yang satu dengan yang lainnya bersama gerombolan perempuan yang sering kali saya sebut teman. Pada tahap ini saya belum mengenal siapa kamu.

Tahap 2
Saya juga ingat pada tahap ini saya mulai tertarik pada sosokmu yang sering sekali menjaili saya dengan cara apapun yang kamu miliki. Pada tahap ini saya mulai merasakan sebal dan terganggu dengan keberadaanmu. Saya mulai jarang mencari sosok lain selain sosokmu. Saya mulai mencari keberadaanmu. Saya juga mulai menaruh sedikit perhatian kepadamu. Pada tahap ini saya tertarik padamu.

Tahap 3
Yang paling saya ingat adalah tahap ini. Tahap dimana saya mulai merindukan tawamu, jahilmu, pekikan suaramu, matamu, hidungmu, bahkan  derap langkah kakimu. Saya mulai mencari-cari sedikit informasi tentangmu. Saya mulai belajar menyukai kesukaanmu, saya mulai suka ketika kamu menatap saya secara diam-diam dan saya juga mulai suka ketika usapan tangan besarmu menyentuh kepala saya dengan lembut. Saya mulai berani membayangkan kamu sebelum tidur. Saya mulai menyukaimu.

Tahap 4
Pada tahap ini saya dan kamu sudah mulai dekat bahkan lebih intens memberi kabar walau saat itu kita belum ada status yang jelas. Saya yakin pada saat itu pasti kamu juga sedang memantapkan hati untuk mengungkapkan. Begitu juga dengan saya, saya juga berusaha memantapkan segala perasaan yang sekarang terlihat nyata bahwa saya mulai menyayangi kamu.

Tahap 5
Saya dan kamu sudah bersama dalam satu ikatan atau apalah ini. Yang jelas saya dan kamu sudah saling berjanji bahwa saya dan kamu akan menjaga hati. Untuk yang tahap ini, saya benar-benar bahagia. 

Begitulah kira-kira tahap yang ada dalam siklus percintaan setiap manusia. Ya, saya yakin setiap orang mempunyai tahapan masing-masing.

Surabaya, 13 Maret 2014
Just Share ^^

No comments:

Post a Comment