Bukan hanya sekedar rasa yang saya miliki untuk sebuah rasa. Bukan hanya sekedar rasa yang saya miliki untuk sebuah rasa yang sedang membuncah saat ini. Bagaimana jika rasa memang sudah menjadi lebih dari rasa? Entah, aku akan menyebutnya apa. Entah ini akan lebih pantas disebut apa. Saya bukan seseorang yang pandai berkata tentang apa yang saya rasakan. Saya bukan seseorang yang pandai merasakan sesuatu dan menghilangkannya begitu saja. Terlebih ketika rasa ini telah memilihmu. Aku sudah tak mampu menyebutnya ini rasa apa. Bagaimana. Daarimana dan mengapa. Seglanya berjalan begitu saja. Segalanya telah termaktub teramat dalam karenamu.
Bukan hanya sekedar rasa. Entah aku menyebutnya apa. Aku selalu membayangkan bagaimana jika aku dan kamu telah menjadi satu. Aku selalu membayangkan hal0hal indah bersamamu. Aku selalu merangkai masa depan denganmu, kamu. Iya; kamulah tokoh utama dalam alur perjalanan hidup saya. Kamu sudah lebih dari sekedr kekasih. Kamu sudah jadi, pendamping hidup. Pelengkap hidup. Tempat bergantung, tempat berbagi, tempat menyandarkan segala hal yang melelahkan. Kamu; bahagia dan sedihku.
Betapa tak henti aku mengucap syukur pada-Nya. Ketika sujud dalam sepertiga malamku. Namamu selalu ada dalam daftar barisan orang yang aku doakan. Betapa segalanya telah menjadi apa-apa tentang kamu. Kamu; sempurnaku.
SURABAYA. 7 JUNI 2014
"Menunggu kepulanganmu"
No comments:
Post a Comment