Sunday, 29 June 2014

Untuk Kau.

Untuk waktu, yang kurindukan
30 Juni 2014.

Yang temaram itu cahaya lilin, sayang
Yang meneduhkan itu terpaan angin, sayang
Yang melegakan itu aliran air di tenggorokan, sayang
Yang mampu menghujani berkah adalah bulan ramadhan, sayang

Sayangnya...
Aku tak mampu melihatmu sekarang
Aku terpisah jarak dan waktu denganmu sekarang
Aku semakin merindumu sekarang

Jika jarak tak membentang
Jika waktu tak membedakan
Aku ingin kau segera datang
Membawa keberkahan layaknya bulan ramadhan

Bukan dengan kejutan besar
Hanya dengan senyum ketulusan
Bukan dengan tatapan nanar
Hanya dengan rona kebahagiaan

Selalu ada doa untuk engkau yang kurindukan.

Kediri, Akhir Bulan Juni 2014

No comments:

Post a Comment