Sore Itu.
Iya. Hari ini adalah hari minggu. Dalam rentang waktu 3 bulan yang lalu aku tak pernah bahagia dengan hari minggu. Ya. Tentu kau tahu, Karena minggu sore ini aku bersamamu. Iya; kamu kekasihku.
Ini masih pukul 14.56 wib. Kita mempunyai janji pada pukul 15.00 wib. Namun, kau sudah berada di depan kosku pada sebelum jam yang kita sepakati. Senyumku mengenbang lebar tanpa perintah dari siapapun. Kau pun begitu. Dalam hal berbagi suka kita sudah biasa. Berbagi duka pun kita ahlinya. Aku menaiki motor tepat berada di belakang punggungmu. Sore itu sangat panas namun terasa dingin di belakangmu. Rasanya ingin sekali memelukmu dalam jarak sedekat ini. Namun, aku masih saja malu-malu dan memilih diam membisu.
Sudah sampai. Kita memilih danau untuk mengambil gambar kita berdua. Aku senang sekali melihatmu melalui celah kameraku. Aku menyukai lengkungan senyum di wajah tegasmu. Aku menikmati setiap inchi mukamu dalam celah kameraku.
Mulai dari sore panas yang membakar tubuh dari celah kerudungku. Hingga senja yang menguning di balik celah gedung tinggi dekat danau. Aku menyukainya. Terlampau mencintainya. Aku tetap ingin berbagi senja. Denganmu saja.
Lidah Wetan.
15/09/2014

No comments:
Post a Comment